berikut cara mengkritik yang kurang baik adalah

Berikutini adalah beberapa tips dan cara untuk membangun dan menjalin hubungan yang baik dengan konsumen/pelanggan: 1. Memenuhi Harapan Pelanggan. Setiap pelanggan pada umumnya mengharapkan suatu hal hebat pada layanan atau produk yang ditawarkan. Anda bisa menyiasati hal itu dengan mengembangkan produk atau layanan. Kritikyang baik justru adalah tanggapan yang tidak hanya mencari kesalahan, tetapi juga memperlihatkan keunggulan dan menunjukan kemungkinan-kemungkinan yang diambil untuk memperbaiki kesalahan gagasan yang dikritik tersebut. Berikut adalah pemaparannya. Kritik Formalistik. Melalui pendekatan formalistik, kajian kritik ditujukan utamanya KiatBagus Berikut ini. Oleh : Ahmad Kujwini, 6 January 2017 - 23:59 WIB Kurang dapat mengendalikan keuangan. agar perusahaan dapat berhasil dengan baik, faktor yang paling utama dalam keuangan adalah memelihara aliran kas, mengatur pengeluaran dan penerimaan secara cermat. kekeliruan dalam pemeliharaan aliran kas akan menghambat Berikutulasan lengkapnya: 1. Bicara dari Hati ke Hati. Toxic parents identik dengan pribadi yang keras dan sulit untuk berkompromi, oleh sebab itu sangat tidak anjurkan bila kamu berkomunikasi dalam keadaan sedang emosi. Kamu bisa memulainya dengan membicarakan perasaan kamu selama ini kepada mereka. Tentunyatidak semua orang bisa menerima dengan baik kritikan yang diberikan kepada mereka karena alasan tertentu. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan oleh kita jika menerima kritikan dari orang lain. Mendengarkan Dalam menerima suatu kritik hendaknya kita selalu berusaha untuk menjadi pendengar yang baik. Vay Tiền Trả Góp Tháng Tư Nhân. Jangan mengkritik orang sembarangan, harus paham cara yang baik! Siapa, sih, yang suka mendapat kritikan? Terlebih jika kritik tersebut menjatuhkan dan dilakukan di depan publik. Tentunya kamu jadi malu, dong? Nah, hal ini bisa menjadi pelajaran bagi kamu jika kelak pekerjaanmu berkaitan dengan memberi feedback atau masukan kepada seseorang. Jangan mengkritik orang tanpa tahu cara kritik yang baik dan benar. Pasalnya, nih, ada cara mengkritik yang baik sehingga kritikmu nggak terlihat menjatuhkan atau menyerang individu itu. Tips Memberi Kritik yang Baik dan Benar1. Jangan pernah mengkritik orang di depan umum2. Gunakan metode sandwich 3. Berikan kritik konstruktif4. Fokus kepada masalah, bukan subjeknya5. Hindari berasumsi Tips Memberi Kritik yang Baik dan Benar Ada beberapa hal yang harus kamu ketahui sebelum memberi kritik kepada orang lain. Yuk, simak tips cara mengkritik orang lain yang baik dan benar. 1. Jangan pernah mengkritik orang di depan umum Source Everyday Power Hal pertama cara mengkritik yang baik adalah jangan lakukan di depan umum. Tentu nggak ada yang mau dirinya dikritik di depan publik, meski menurutmu kritikan yang diberikan bertujuan untuk membangun. Ada kemungkinan seseorang akan merasa terserang dan terluka perasaan jika mendapat kritikan di depan orang banyak. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk memberi kritikan secara pribadi atau dibicarakan empat mata. Pastinya kamu pernah mendengar kalimat ini, dong, “Berikan pujian di depan publik, tetapi sampaikan kritikmu di belakang khalayak umum”. 2. Gunakan metode sandwich Source Genesis IUPUI Cara mengkritik yang baik adalah dengan menggunakan metode yang tepat, yakni metode sandwich. Dilansir dari laman Vantage Circle, metode sandwich dapat memberikan kritik yang membangun. Metode kritik sandwich adalah membagi kritikan dalam 3 tahap yakni positive- improve – positive PIP. Pada awalnya kamu berfokus kepada hal yang positif dari orang tersebut seperti pencapaian, dalam tahap ini kamu akan memberikan pujian. Lalu, kamu menyampaikan kritik terkait hal yang tidak kamu sukai disertai dengan saran atau masukan. Kemudian, tutup dengan kesimpulan positif seperti di awal dan harapan agar ke depannya bisa lebih bagus. Contoh kritik metode sandwich adalah sebagai berikut Kamu memberikan pujian terhadap hasil desain team. Sampaikan hal-hal yang kamu sukai dari desain tersebut. Kemudian, kamu mulai bahas kekurangannya, misalnya warnanya kurang cocok atau ada beberapa detail yang kurang pas. Berikan saran sebaiknya menambahkan detail seperti apa. Kemudian, tutup lagi dengan kesimpulan kalau kamu menyukai desain tersebut dengan sedikit perbaikan. Orang yang mendengar kritik tersebut pastinya akan merasa termotivasi untuk memperbaiki hasilnya. Betul nggak? 3. Berikan kritik konstruktif Source Sandler Training Mungkin banyak yang masih bingung, nih, apa itu arti dari kritik konstruktif? Kritik konstruktif adalah kritik yang beralasan dengan melibatkan komentar positif dan negatif serta penyampaian yang tidak memojokkan. Dalam kritik konstruktif kamu juga menyarankan apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kesalahan itu di lain waktu. Sehingga, nih, kamu nggak hanya memberi kritik saja, tetapi juga memberi solusi masalah. Ke depannya hubungan pun nggak merenggang. 4. Fokus kepada masalah, bukan subjeknya Source Cliply Cara mengkritik yang baik selanjutnya adalah dengan fokus pada masalah yang dikritik, bukan kepada orangnya. Jadi, hindari kritik dengan alasan tidak suka terhadap orang tersebut, ya. Sehingga seseorang tidak akan merasa dirinya sedang diserang, melainkan sedang diberi masukan. Fokuslah kepada situasi atau masalah yang ada, seperti hasil atau perilaku. Hindari juga melakukan serangan pribadi seperti fisik atau kemampuan seseorang. Misalnya, nih, “Laporannya salah, tolong kamu perbaiki segera, ya”. Maka kita berfokus kepada hasil laporannya, bukan si dia yang melakukan kesalahan saat membuat laporan itu. 5. Hindari berasumsi Source Inc. Magazine Hal terakhir cara mengkritik yang baik adalah hindari berasumsi. Jika kamu menambahkan asumsi atau perkiraan, maka kritikmu terjadi karena pemikiranmu sendiri, bukan karena fakta yang ada. Selain terlihat tidak profesional karena menambahkan asumsi saat mengkritik, kamu juga akan punya image buruk, tuh. Kamu tentu bisa melihat perbedaan dari keduanya berikut ini Contoh kritik tanpa asumsi Presentasinya kurang detail, kandidat tampak kritik dengan asumsi Presentasinya kurang detail, pasti kandidat tidak menyiapkan materinya dengan bagus. Itulah beberapa cara mengkritik yang baik dan benar dan bisa kamu jadikan referensi saat memberi masukan kepada orang lain. Secara keseluruhan tentu tidak ada orang yang suka dikritik, apalagi jika kritiknya tanpa memberi solusi. Oleh sebab itu, pikirkan kata-kata yang baik jika kamu ingin memberikan kritik kepada orang lain, ya. Apa kamu punya tips lainnya cara memberi kritik yang baik? Tulis di kolom komentar, ya. RuOptions Gading Bandara Soetta by Rukita Kamu sedang cari kost dekat Bandara Soekarno-Hatta? Kebetulan Rukita ada rekomendasi kost murah dekat Bandara Soetta, nih. RuOptions Gading Bandara Soetta by Rukita bisa disewa mulai Rp1 juta per bulan. RuOptions Gading Bandara Soetta by Rukita Meski harganya sangat terjangkau, fasilitasnya tentu lengkap dan bikin nyaman istirahat. Semua kamar sudah dilengkapi kasur dengan sprei, meja, lemari baju, dan AC. Bisa pilih mau pilih tipe kamar mandi di luar atau dalam kamar. RuOptions Gading Bandara Soetta by Rukita Sedangkan untuk fasilitas kost, tersedia dapur, area parkir, serta ruang makan yang bisa kamu manfaatkan bareng penghuni lainnya. RuOptions Gading Bandara Soetta by Rukita Kost ini juga dekat dengan berbagai kawasan di Tangerang, seperti ke Mall Matahari Daan Mogot dan Tangerang City Mall yang hanya sekitar 20 menit dari kost. Penasaran dengan kost dekat bandara Soekarno-Hatta satu ini? Klik tombol di bawah, yuk! Harga Mulai dari Rp1 juta/bulanAlamat RuOptions Gading Bandara Soetta by Rukita Jln. Bandara Mas No. 1, Selapajang Jaya, Neglasari, Tangerang, Banten Jangan lupa unduh aplikasi Rukita via Google Play Store atau App Store, bisa juga langsung hubungi Nikita customer service Rukita di +62 819-1888-8087, atau kunjungi untuk cek daftar Rukita di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatra. Follow juga akun Instagram Rukita di Rukita_Indo dan Twitter di Rukita_Id untuk berbagai info terkini serta promo menarik!CategoriesTak Berkategori Jakarta - Pekerja kantoran cenderung lebih banyak duduk dalam ruangan selama 8-10 jam per hari dan melakukan aktivitas monoton di depan komputer serta sesekali rapat. Saat makan siang, sebagian tetap berada di ruangan sehingga jarang mengeluarkan banyak tenaga dan kurang berjalan kaki. Menenggak kopi atau minuman kekinian sering juga jadi pelengkap saat Kementerian Kesehatan, gaya hidup kurang bergerak atau sedentari mengacu pada segala jenis aktivitas di luar waktu tidur dengan karakteristik pembakaran kalori sangat sedikit. Berdasarkan durasi waktu, gaya hidup ini terbagi atas level rendah dalam durasi kurang dari dua jam, level menengah 2-5 jam, dan level tinggi lebih dari lima senior Medical Underwriter Sequis, dr. Fridolin Seto Pandu, mengingatkan ada risiko kesehatan gaya hidup sedentari seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung. Karena itu, ia menganjurkan masyarakat mengurangi kebiasaan gaya hidup ini dengan melawan rasa malas untuk bergerak dan meningkatkan motivasi untuk lebih banyak melakukan aktivitas bergerakKhusus pekerja kantoran bisa menggunakan sisa waktu makan siang untuk melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki. Lalu pada saat bekerja, sebaiknya hindari posisi duduk yang dapat menyebabkan sakit punggung dan leher."Dalam kondisi ideal saat duduk, usahakan postur tubuh dalam keadaan tegak. Posisi kaki juga penting diperhatikan, biasakan kaki selalu ada di lantai sehingga peredaran aliran darah lebih lancar," jelas Dia menyarankan orang-orang melakukan peregangan tubuh sekitar 5-10 menit di sela-sela waktu kerja. "Sangat baik jika setidaknya tiga hingga empat kali seminggu berolahraga selama 30-40 menit agar tubuh tetap bugar," melakukan aktivitas fisik, Seto juga menyarankan para pekerja kantoran melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mencegah penyakit sejak dini. Pemeriksaan kesehatan yang dapat dilakukan antara lain hipertensi untuk mencegah stroke, pap smear untuk mencegah kanker serviks, dan kesehatan menyeluruh MCU untuk mengetahui potensi penyakit kritis pada tubuh. Kemudian, sebagai solusi lain dari potensi terjadinya penyakit kritis akibat gaya hidup sedentari, masyarakat didorong memiliki asuransi kesehatan dan penyakit kritis sebagai jaring pengaman finansial saat Editor Tips Bekerja dari Mana Saja agar Hemat BiayaSelalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari di kanal Telegram “ Klik untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu. Salah satu faktor yang banyak menjadi pemicu kegagalan dalam hubungan antar manusia adalah dimana orang selalu berupaya meningkatkan harga dirinya dengan merendahkan harga diri orang lain. Ada kalanya kita memang harus membenahi sesuatu yang dirasa kurang tepat kepada orang-orang di sekitar. Adapun kritik sendiri secara umum dapat dikategorikan dalam dua jenis, yaitu kritik yang benar-benar dipergunakan untuk membangun sesuatu ataupun kritik yang semata-mata hanya untuk memuaskan ego semata. Agar menjadi seseorang yang dihormati dan disegani di mata orang lain, sebagai pengkritik kita tentu harus memperhatikan adab etika saat melakukannya supaya tidak menyakiti hati orang yang dikritik. Berikut lima cara elegan mengkritik seseorang tanpa membuatnya merasa direndahkan. 1. Lakukan kritik secara pribadi Tips yang pertama yaitu lakukan kritik secara pribadi atau tidak di mata umum. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga nama baik kita dan yang seseorang yang dikritik, apalagi jika orang tersebut adalah partner kita atau bahkan orang berada di bawah kita sekalipun. Menyampaikan kritik dalam sebuah rapat atau forum memang sebuah hal yang wajar. Forum tersebut memang dibangun untuk melengkapi kekurangan yang ada terkait kinerja, ilmu yang disajikan, dan sebagainya. Namun hindari penyampaian kritik di muka umum karena hal tersebut dapat berakibat fatal. Hal semacam ini bisa mempermalukan orang yang dikritik maupun yang mengkritik. Untuk hal yang pribadi, sampaikan kritikanmu secara pribadi pula. 2. Lakukan dengan memuji terlebih dahulu Sejatinya mengkritik memang sebuah tindakan untuk membenarkan apa yang seharusnya. Namun jika dilakukan dengan cara yang salah seperti tersulut emosi hal ini justru dapat menjadi tombak bagi diri sendiri. Oleh karena itu, lakukan dengan perlahan, berikan pujian yang membangun lalu sampaikan kritik dan maksud yang dituju. Hal ini sangat penting dilakukan agar seseorang yang kita kritik tidak merasa direndahkan. 3. Lakukan kritik secara impersonal Perlu diingat bahwa apa yang seharusnya kita kritik adalah sesuatu yang benar-benar keliru dan bukan bersifat menjatuhkan. Impersonal sendiri adalah sesuatu yang tidak bersifat pribadi. Jadi sampaikan kritik terhadap kinerja atau perbuatan orang tersebut yang dianggap kurang benar. Sampaikan kritik dengan terfokus pada apa yang seharusnya diperbaiki. Bukan kritik yang mengarah pada permasalahan-permasalahan pribadi yang justru tidak berhubungan dengan pekerjaan. 4. Mintalah untuk bekerja sama dan tidak menuntut Kritik adalah suatu hal yang seharusnya membangun. Jika maksudmu baik tapi penyampaian kritikmu kurang baik, yang dikritik bisa jadi akan merasa tersinggung dan harus menyusun kata sebaik mungkin dan menyesuaikan dengan lingkungan di sekitarnya saat mengkritik agar yang dikritik tidak merasa tersinggung tapi justru merasa termotivasi. Mintalah untuk bekerja sama, bukan justru mendikte apalagi terkesan menuntut. Hal semacam ini penting dilakukan agar terjalin hubungan kerja sama yang lebih baik. 5. Berikan saran dan akhiri dengan baik Hal ini menjadi poin yang paling penting, tidak hanya mengkritik tetapi kita juga harus bisa memberikan solusi dan saran atas apa yang telah dikritik. Kritik dan solusi adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dan keduanya harus sama-sama ada agar tercipta kesan yang membangun. Tidak hanya mengkritik, tetapi mintalah untuk dikritik balik jika kita melakukan kesalahan. Hal ini akan membuat keduanya merasa adil dan tidak terkesan memojokkan satu pihak. Sampaikan kritik dengan bahasa yang baik, begitu pula dengan akhir dari kritik tersebut. Itulah tadi lima tips mengkritik orang lain tanpa harus merendahkan satu sama lain. Hal terpenting yang perlu diingat saat mengkritik yaitu esensi kritik itu sendiri, yang seharusnya bersifat membangun bukan justru untuk saling menjatuhkan. Dalam bergaul atau berelasi dengan orang lain, akan ada banyak situasi yang memungkinkan kita untuk melakukan kekeliruan. Baik yang terwujud dalam perkataan maupun tingkah laku. Nah, sebagai makhluk sosial, sudah sepatutnya kita saling mengingatkan. Mengkritik atau menanggapi adalah salah satu hal yang kerap dilakukan untuk mengingatkan kekeliruan orang kenyataannya, memberi kritik nggak semudah hanya menyampaikan apa yang kurang berkenan dari sisi kita saja. Sebuah kritikan seringnya disalah-artikan oleh sebagian orang, meskipun maksud sebenarnya adalah baik. Alih-alih ditanggapi dengan bijak, nggak jarang lawan bicara malah tersinggung dan terpancing emosinya. Ujung-ujungnya hubungan kita yang jadi rusak. Nah, berikut Hipwee Tips berikan beberapa trik yang bisa diterapkan saat kita harus memberikan kritik pada Pilihlah situasi dan kondisi yang tepat untuk menyampaikan kritikan, terutama yang sifatnya krusialKetika kamu menemukan sesuatu hal yang kurang berkenan dan ingin segera menyampaikan kritik, sebaiknya lihat dulu situasi dan kondisi yang bersangkutan. Jangan saking gemasnya lalu kamu langsung labrak saja. Hmm, yang ada malah kalian jadi dulu beberapa saat, jika yang bersangkutan sudah menampakkan kondisi yang kondusif, barulah kamu lancarkan kritikan kepadanya. Jika waktunya nggak tepat, tujuan dari kritik itu pun bisa-bisa malah nggak Mulailah dengan memberikan pujian, lalu akhiri dengan memberikan pujian dan penghargaan jugaKarena pada dasarnya, manusia lebih senang jika dirinya dihargai dan dianggap terdengar agak aneh, tapi dengan strategi ini, orang yang kamu kritik justru merasa nggak dihargai atau terancam citranya. Ketika orang lain melakukan sesuatu yang menurut kamu keliru, jangan sekali-kali kamu langsung menegurnya. Cobalah untuk memberinya pujian dan penghargaan atas semua yang telah ia lakukan. Setelahnya, masukan kritikan yang ingin kamu sampaikan lalu akhiri dengan pujian kamu akan mengkritik seseorang karena kekurang-telitiannya, maka katakan saja,“Aku perhatiin kamu selalu semangat kerjanya, akan lebih baik kalau rasa semangatmu ini dilengkapi juga dengan ketelitian dalam penghitungan. Tapi terus terang, aku salut lho dengan semangat kerjamu…”.3. Gunakan strategi menukar kata tapi/namun’ dengan dan’, pssstt… ini salah satu cara menghipnotis’ orang lewat tata bahasaKebanyakan orang nggak suka mendengar sesuatu hal yang bagus lantas ada imbuhan kata tapi’, namun’, atau kata lain yang sifatnya berkebalikan dengan kalimat pertama. Hal ini dianggap sebagai penolakan halus ataupun PHP terhadap pujian yang dilayangkan. Nah, akan lebih baik jika kata tapi’ atau namun’ ini dengan dan’ lalu tambahkan benefit dari pernyataan tersebut untuk mempermanis bagus banget, tapi sayang volumenya terlalu kencang.”Ganti dengan“Suaramu bagus banget, dan akan lebih bagus lagi kalau volumenya diturunkan sedikit. Yakin deh, kamu bakal lolos di audisi besok!”4. Jangan hanya membahas kesalahan orang lain saja, bicarakan juga kesalahanmu pribadi yang berkaitanSaat mengkritik, baiknya bicarakan kesalahan lawan bicaramu secara nggak langsung, misalnya dengan kamu membicarakan kesalahan-kasalahan yang pernah kamu lakukan dan kamu menyesalinya. Dengan begitu, orang yang kamu kritik nggak merasa kamu berusaha menyalahkannya dengan membicarakan kesalahan sendiri di sela-sela percakapan, pasti dia nggak akan malu menyadari kesalahannya karena mengetahui bahwa kamu pun ternyata masih jauh dari Bahasa tubuh saat menyampaikan kritikan juga harus mendukung alias nggak terlihat mengintimidasiSaat memberikan kritikan pada seseorang, jangan tunjukkan bahasa tubuh yang seolah-olah mengintimidasi. Tetaplah ramah dan sopan, tunjukkan senyum dengan tatapan yang bersahabat agar lawan bicara juga nyaman denganmu. Beri kesempatan padanya untuk mengutarakan seseorang mencoba untuk memberikan penjelasan, bahasa tubuh yang kamu tunjukkan juga harus mencerminkan sikap yang terbuka dan antusias terhadap penjelasan tersebut. Dengan begitu, lawan bicara nggak akan merasa terusik dengan Ajukan pertanyaan saja, jangan menyuruh bahkan jadi bossy. Setarakan posisi kalian, ya!Siapa sih yang suka disuruh-suruh? Coba bayangkan kalau kamu yang dikritik, lalu kamu disuruh begini-begitu’ karena dianggap kamu melakukan kesalahan, kira kira gimana perasaanmu? Nggak enak, bukan? Orang lain juga pasti merasakan hal yang sama. Karenanya, cobalah mengganti kalimat perintahmu dengan kalimat pertanyaan yang sopan seolah-olah meminta tanggapan dan nggak kamu ganti baju aja deh, norak banget!”Ganti dengan“Menurutmu baju full color gitu cocok nggak buat datang ke akad nikahnya Citra?7. Tetaplah bersatu dengannya, beri dukungan dengan menyediakan diri membantu tanggung jawabnyaKetika seseorang benar-benar sadar akan kesalahannya, apalagi ia sadar orang lain menyalahkannya, akan sulit baginya untuk bisa mendapatkan kepercayaan dirinya peranmu sebagai saudara atau sahabat yang siap membantu. Tawarkan kepadanya sebuah solusi. Bantu ia untuk keluar dari keputus-asaannya dan bangkit kembali. Beri ia motivasi, buatlah kesalahan kelihatan mudah untuk Jika yang bersangkutan nggak bisa memberi respons secara langsung atau belum menemukan solusi yang tepat, BERI WAKTU!Kritikan bukanlah hukuman, tapi sebuah koreksi agar orang yang kamu kritik menjadi atau melakukan tugasnya dengan lebih baik. Jika yang bersangkutan nggak bisa memberi respons langsung atau kalian sama-sama nggak menemukan solusi yang tepat, berilah kesempatan psikologis, hal ini sangat penting untuk memberikan ruang waktu antara saat kamu memberikan kritikan dan penjelasan dari yang bersangkutan. Dengan begitu kamu akan dinilai masih mempunyai empati atau mengkritik sudah merupakan hal yang lumrah. Sebuah kritikan merupakan sesuatu yang sangat berharga dan mempunyai tujuan yang baik. Jika bisa diterima dengan lapang dada, kita akan mampu mengoreksi kekeliruan yang terjadi dan membuat agar kritikan bisa berfungsi sebagaimana mestinya, UpgradeDirimu agar mampu memberikan kritikan yang bijaksana, ya! Jakarta Posesif adalah hal yang berbeda dari rasa cemburu, apalagi protektif. Posesif adalah rasa cemburu kelewat batas yang dibumbui dengan rasa insecure berlebihan. Hal ini menyebabkan pasangan Anda akan mengambil tindakan mengontrol ataupun suka mengekang dengan berlebihan. Mudah Cemburu, Ini 4 Zodiak Cewek yang Paling Posesif 5 Zodiak Cowok Ini Dikenal Paling Cemburuan, Kamu Termasuk? Suka Mengendalikan Pasangan, 4 Zodiak Ini Diklaim Sangat Posesif Posesif adalah sebuah sifat negatif yang sering ditampilkan dalam sebuah hubungan romantis. Posesif terhadap pasangan biasanya hanya akan merusak atau memperburuk hubungan percintaan. Sifat posesif menunjukkan keadaan pikiran mania di mana seseorang tidak dapat menerima untuk berbagi hal atau orang yang dia obsesikan. Di sini, kata 'mania' berarti menunjukkan ekstremitas dari kondisi tersebut. Sifat posesif bisa tertuju pada segala apapun itu, tak hanya terbatas pada manusia. Sifat ini diindikasikan sebagai kelemahan. Sifat posesif muncul dari rasa tidak aman dan perasaan ragu-ragu lainnya. Posesif mencerminkan harga diri yang terluka dan rasa rendah diri. Ini adalah emosi yang sangat berbahaya, terutama dalam hubungan. Karena jika tidak dikendalikan, sifat ini pada akhirnya hanya akan membawa kerusakan dalam sebuah hubungan percintaan. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai apa itu posesif dan mengapa sifat ini harus dihentikan agar tidak berkelanjutan, sehingga merusak hubungan percintaan. Berikut telah dirangkum oleh dari berbagai sumber, Selasa 18/52021.Definisi Sifat PosesifIlustrasi Pasangan Posesif Credit Kamus Besar Bahasa Indonesia, posesif adalah bersifat merasa menjadi pemilik. Namun, secara psikologi, posesif memiliki arti lebih dari sekadar itu. Menurut para ilmuan, posesif adalah awal dari sikap mengontrol, mengatur, atau menguasai orang lain. Oleh karena itu, sifat posesif seringkali disebut juga dengan controlling behaviour. Sifat posesif cenderung dimulai dengan sangat lambat dan kerap sulit dideteksi pada awalnya. Pada hubungan percintaan, sifat ini sering dianggap sebagai bentuk perhatian dan rasa sayang dari pasangan. Namun, sifat mengontrol ini sebenarnya bukanlah tanda romantis, perhatian, atau kasih sayang yang tepat. Hal ini merupakan cara seseorang dalam mengatasi perasaan cemburu, takut, insecure, atau kurangnya rasa percaya diri terhadap pasangan. Di luar hubungan romantis, sifat controlling behavior ini bisa ditunjukkan dengan serangkaian tindakan manipulasi, eksploitasi, dan intimidasi terhadap seseorang untuk alasan egois. Secara tidak sadar, hal-hal ini telah merampas kebebasan orang lain. Adapun hal ini bisa mengarah pada bentuk pelecehan, termasuk abusive relationship. Pada kondisi tertentu, sifat posesif juga bisa menjadi indikator bahwa ada masalah kesehatan mental yang serius, seperti gangguan bipolar, gangguan kepribadian narsistik, atau bahkan Sifat Posesif Ada pada Diri SeseorangIlustrasi Pasangan Posesif Credit beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab sifat posesif itu mundul pada diri seseoarang, adalah 1. Kenyamanan Ketika Pegang Kendali Kemampuan mengendalikan orang lain memberikan perasaan aman kepada diri Anda, karena Anda jadi memiliki kekuatan untuk menjaga segalanya untuk tetap stabil. Namun, kenyamanan ini dapat menimbulkan ketagihan, sehingga terus ingin menjadi si pengendali. Padahal sebenarnya, karakter ini justru dapat berarti kurangnya rasa percaya diri. 2. Bergantung secara Berlebihan Terlalu bergantung kepada pasangan akan membentuk pribadi yang posesif. Anda atau pasangan mungkin ingin, dan secara tidak sadar menghalangi kebebasann untuk berkumpul dengan orang lain. 3. Ketakutan Tersembunyi Ketakutan atau kegelisahan yang tersembunyi, seperti takut dikasihani oleh orang lain, takut ditinggalkan, takut mengalami emosi yang menyakitkan, atau takut akan kegagalan perfeksionisme, termasuk memiliki pasangan yang perfeksionis bisa menjadi pemicu sifat ini. Biasanya, ini juga terkait dengan peristiwa traumatis yang pernah terjadi pada masa lalu, seperti pernah ditinggalkan oleh orang yang disayang. 4. Kurangnya Rasa Percaya Kurang percaya diri dalam hubungan juga bisa jadi salah satu penyebabnya. Anda mungkin jadi merasa cemburu yang tidak sehat atau tanpa alasan yang jelas terhadap pasangan, atau tidak yakin rekan kerja Anda dapat menyelesaikan pekerjaan dengan Pasangan Anda Memiliki Sifat PosesifIlustrasi Pasangan posesif. Credit sebagian besar seseorang tidak menyadari bahwa dalam dirinya memiliki sifat posesif yang dapat merugikan orang lain. Untuk lebih mengenalnya, berikut ciri-ciri pasangan Anda yang memiliki sifat posesif adalah 1. Mengawasi sepanjang waktu Jika pasangan Anda terus menerus menelepon dan menanyakan di mana dan bersama siapa, mungkin itu salah satu ciri mereka bersikap posesif. Tak hanya menghubungi via telfon, hal ini juga kerap ditunjukkan dengan mengawasi atau memata-matai melalui semua akun media sosial. 2. Mengatur dengan siapa pasangan boleh bergaul Berikutnya, ciri-ciri orang posesif adalah suka mengontrol juga mulai mengatur dengan siapa saja Anda atau pasangan boleh bergaul. Bukan untuk melindungi, hal ini dilakukan karena bersikap cemburu. Sebagai contoh, pasangan Anda akan melarang Anda untuk bertemu dengan teman-teman karena perhatian Anda menjadi kurang saat berkumpul bersama orang lain. 3. Mengkritik atau menentang pendapat pasangan Bila pasangan terus menerus mengkritik atau menentang pendapat Anda tentang suatu masalah, ini bisa menjadi ciri bahwa ia berusaha mengontrol diri Anda. Apalagi jika ia melakukannya secara sengaja agar Anda terus berada di bawah kontrolnya dan tidak membiarkan Anda melakukan apa yang diinginkan. Ia akan menentang dan mengkritik dari hal yang kecil agar bisa memengaruhi Anda hingga ke hal yang besar. 4. Membuat pasangan merasa bersalah atau mencari kesalahan Orang yang suka mengontrol mencoba membuat Anda merasa bersalah, atau terus mencari kesalahan bila Anda tidak bersikap sesuai dengan keinginannya. Padahal, apa yang diinginkannya tidak selalu benar. Dengan demikian, Anda akan terus meminta maaf dan ia akan selalu bisa mengendalikan Anda. 5. Memiliki emosi yang tidak stabil Selanjutnya, ciri-ciri orang posesif adalah emosi dan suasana hati yang tidak stabil. Seringkali, orang yang suka mengontrol menjadi mudah marah bila Anda melakukan sesuatu yang tidak sesuai atau yang menurutnya salah. Bahkan terkadang, ancaman, seperti ingin bunuh diri, atau kekerasan fisik mungkin saja dilakukan agar Anda bisa Menghadapi Seseorang yang PosesifIlustrasi Pasangan Posesif. Credit masalah dalam suatu hubungan, baik dengan pasangan dapat diselesaikan dengan komunikasi dan pemahaman yang tepat. Oleh karena itu, langkah awal yang bisa Anda lakukan ketika menghadapi pasangan yang posesif ada baiknya Anda membicarakan hal tersebut dengan dia. Jika memang ia tidak bisa menerima atau malah memicu perkelahian, mungkin ini saatnya Anda minta putus dengan pacar atau pasangan, atau keluar dari hubungan yang merugikan ini. Memang, memutuskan hubungan dengan orang lain tidak semudah yang dikira. Jika dirasa sulit atau bila meninggalkannya justru membahayakan diri Anda, tidak ada salahnya untuk meminta bantuan orang lain yang Anda percaya. Anda pun bisa melakukan konseling ke ahli kesehatan mental, seperti psikolog atau psikiater, yang dapat membantu meringankan beban mental Mengatasi Sifat PosesifIlustrasi Pasangan Posesif. Credit mungkin tidak langsung menyadarinya jika pasangan Anda memiliki sifat posesif. Bahkan awalnya, kebanyakan pasangan memandang tindakan posesif adalah tahap awal sebagai perhatian yang manis, dan berpikir bahwa pasangan sedang mengutamakan kepentingan Anda di atas segalanya. Tetapi, momen-momen ini dapat berubah menjadi racun seiring berjalannya waktu, untuk itu sebaiknya cepat dihentikan. Ada beberapa cara mengatasi sifat posesif adalah sebagai berikut 1. Jangan terlalu berlebihan Semakin Anda khawatir pasangan tidak mencintai atau tidak jujur kepada Anda, semakin Anda akan mendorongnya menjauh. Anda harus memiliki kepercayaan bahwa Anda dicintai oleh pasangan karena ia telah memilih untuk menjalin hubungan dengan Anda. 2. Lupakan masa lalu Mungkin Anda pernah ditipu atau dibohongi sebelumnya, tetapi saat ini Anda sedang menjalani hubungan yang baru. Jangan biarkan masa lalu merusak apa yang Anda miliki sekarang. 3. Hindari cemburu Kecemburuan bukan hanya dapat membunuh hubungan dengan cepat, tetapi juga akan membuat Anda merasa getir dan penuh kebencian dalam kehidupan sehari-hari. Ubah sikap itu menjadi sesuatu yang positif dengan menyadari bahwa pasangan telah memilih Anda, karena Anda adalah orang yang hebat dan berkualitas. 4. Jalani hidup Anda sendiri Jika Anda memiliki pekerjaan sendiri, hobi sendiri, dan kehidupan sosial sendiri, Anda akan menjadi orang yang lebih menarik bagi pasangan. Menghabiskan waktu bersama tentu saja penting, tetapi menyenangkan juga untuk menghabiskan waktu terpisah dan memiliki berbagai hal untuk dibagikan dan dibicarakan saat Anda bertemu. 5. Jangan mencoba mengubah pasangan Saat setuju untuk memulai komitmen, Anda pasti tahu siapa pasangan Anda dan bagaimana sifat serta sikapnya. Untuk itu, jangan coba untuk mengubahnya menjadi orang lain sesuai dengan versi Anda. Terima ia apa adanya. 6. Kenali teman satu sama lain Cara terbaik untuk tidak cemburu adalah akrab dengan lingkungan sosial masing-masing. Jika tahu dengan siapa pasangan Anda menghabiskan waktu, maka tidak akan ada alasan untuk khawatir. 7. Menemukan akar masalah Anda perlu mencari tahu apa yang menyebabkan Anda merasa dan bertindak seperti ini. Ini akan membantu memahami masalah dan mengatasinya, yang pada akhirnya akan membuat Anda merasa lebih baik dan akan membantu kelancaran hubungan di masa depan.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

berikut cara mengkritik yang kurang baik adalah